Microsoft Azure untuk aplikasi, data, dan infrastruktur cloud
Microsoft Azure adalah platform komputasi cloud milik Microsoft yang menyatukan layanan untuk menjalankan aplikasi, mengelola data, membangun sistem AI, dan mengoperasikan infrastruktur. Pelanggan menggabungkan layanan sesuai beban kerja mereka, bukan membeli satu produk seragam dengan satu paket kemampuan dan biaya.
Azure cocok bagi individu dan organisasi yang membutuhkan layanan cloud yang dapat dikonfigurasi serta mampu bertanggung jawab atas pemilihan dan pengoperasiannya. Cakupannya yang luas menghadirkan banyak pilihan, tetapi juga menjadikan arsitektur, identitas, pengelolaan biaya, dan keterampilan operasional sebagai bagian dari pertimbangan.
Apa yang diwakili azure.com?
azure.com adalah alamat situs web untuk Microsoft Azure; riset yang disediakan mengaitkannya dengan keberadaan web Azure milik Microsoft saat ini. Pokok bahasan di sini adalah platform Azure, sedangkan situs web, dokumentasi, dan repositori dokumentasi publiknya menyediakan bukti dan panduan tentang platform tersebut.
Penjelasan ini mengacu pada riset Microsoft dan sumber resmi yang disediakan. Pengamatan teknis bertanggal menjelaskan situs web secara terpisah dan tidak memastikan apakah layanan Azure tertentu akan memenuhi kebutuhan beban kerja Anda.
Untuk apa Azure dapat digunakan?
Azure mencakup beberapa kelompok layanan yang dapat digabungkan pelanggan dalam suatu proyek. Titik awal yang berguna adalah pekerjaan yang perlu Anda selesaikan, lalu layanan yang diperlukan untuk mendukungnya.
Kelompok di bawah ini memetakan platform melalui pertanyaan praktis, alih-alih memperlakukan katalog produk sebagai daftar belanja. Ini adalah peta perencanaan, bukan arsitektur yang direkomendasikan untuk setiap aplikasi.
| Kelompok layanan | Contoh beban kerja atau tujuan | Pertanyaan yang perlu dijawab terlebih dahulu |
|---|---|---|
| Komputasi | Menjalankan kode aplikasi atau beban kerja mesin virtual | Lingkungan eksekusi apa yang dibutuhkan aplikasi? |
| Penyimpanan | Menyimpan berkas dan data aplikasi lainnya | Apa yang harus disimpan, diakses, dan dipertahankan? |
| Basis data | Mendukung kebutuhan relasional, NoSQL, atau penyimpanan cache | Bagaimana aplikasi menata dan menggunakan datanya? |
| Jaringan dan identitas | Menghubungkan sumber daya dan mengendalikan akses | Orang dan sistem mana yang perlu berkomunikasi? |
| Analitik dan AI | Menganalisis data dan membangun aplikasi cerdas | Data dan kemampuan apa yang dibutuhkan alur kerja yang diusulkan? |
| Alat pengembang | Mendukung pengembangan dan penyampaian aplikasi | Bagaimana tim akan membangun, mengubah, dan memelihara aplikasi? |
| Pengelolaan dan keamanan | Mendukung pengawasan dan perlindungan sumber daya | Siapa yang akan mengoperasikan lingkungan dan meninjau kontrolnya? |
| Infrastruktur hibrida | Menangani beban kerja yang mencakup berbagai lingkungan | Apa yang harus tetap terhubung di berbagai lingkungan tersebut? |
Navigasi Azure yang direkam mencakup produk seperti Azure Kubernetes Service, Azure Cosmos DB, Azure Database for PostgreSQL, Azure Functions, dan Azure Arc. Contoh-contoh ini menunjukkan luasnya katalog; keberadaannya tidak menjadikannya komponen wajib dalam setiap penerapan Azure.
Bagaimana cara mempersempit pilihan dalam katalog?
Mulailah dengan deskripsi beban kerja yang dapat dipahami rekan kerja tanpa mengetahui nama produk Azure. Misalnya, jelaskan aplikasinya, data yang ditangani, penggunanya, dan sistem yang harus terhubung dengannya.
Lalu gunakan katalog produk dan dokumentasi resmi untuk mengidentifikasi layanan yang relevan. Evaluasi gabungan layanan secara menyeluruh, karena pilihan komputasi saja tidak menjawab pertanyaan tentang data, akses, jaringan, atau pengoperasian berkelanjutan.
Bagaimana lingkungan Azure ditata?
Model layanan Azure menggunakan langganan dan batas pengelolaan sumber daya untuk menata apa yang diterapkan pelanggan. Wilayah, grup sumber daya, langganan, dan identitas menjawab pertanyaan yang berbeda, sehingga pemula sebaiknya tidak menganggapnya sebagai wadah yang dapat saling menggantikan.
| Konsep | Makna yang mudah dipahami pemula | Implikasi bagi perencanaan |
|---|---|---|
| Wilayah | Lokasi geografis yang terkait dengan penerapan layanan yang didukung | Periksa di mana layanan yang diperlukan tersedia dan apakah lokasi tersebut sesuai dengan beban kerja. |
| Grup sumber daya | Pengelompokan untuk mengelola sumber daya Azure yang saling terkait | Tentukan sumber daya mana yang perlu ditata dan dikelola bersama. |
| Langganan | Batas yang digunakan untuk menata akses ke layanan Azure beserta penggunaannya | Rencanakan cara memisahkan dan meninjau proyek, kepemilikan, serta biaya. |
| Identitas | Orang atau sistem yang dikenali saat mengakses sumber daya | Tetapkan siapa yang membutuhkan akses dan tindakan apa yang boleh mereka lakukan. |
Konsep-konsep ini bekerja bersama, tetapi tidak saling menggantikan. Mengelompokkan sumber daya saja tidak menyelesaikan kebutuhan akses, dan memilih wilayah tidak menetapkan rencana ketahanan yang lengkap.
Mengapa batas-batas ini penting?
Tim perlu mengetahui sumber daya mana yang menjadi bagian dari suatu beban kerja, siapa yang mengelolanya, dan bagaimana biayanya akan dipahami. Penataan yang jelas memudahkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut seiring berkembangnya proyek.
Sebelum penerapan, catat pemilik yang direncanakan, pengelompokan pengelolaan, langganan, dan lokasi untuk sumber daya yang diusulkan. Periksa dokumentasi khusus layanan setiap kali desain bergantung pada kemampuan atau batasan yang tidak dapat dipastikan melalui gambaran umum platform.
Siapa yang kemungkinan cocok menggunakan Azure?
Azure relevan bagi pengembang, tim infrastruktur, spesialis data, dan organisasi yang sedang mengevaluasi migrasi atau modernisasi cloud. Materi yang disediakan juga menjelaskan pengembangan aplikasi, AI, analitik, dan infrastruktur hibrida sebagai bidang penggunaan utama.
Faktor penentunya bukan sekadar apakah organisasi berukuran besar atau kecil. Yang menentukan adalah apakah beban kerjanya mendapat manfaat dari layanan yang dapat dikonfigurasi dan apakah tim memiliki rencana yang dapat dijalankan untuk mengoperasikannya.
Azure mungkin cocok jika Anda perlu:
- Menggabungkan eksekusi aplikasi, layanan data, jaringan, dan kontrol akses untuk beban kerja yang telah ditentukan.
- Mengevaluasi pilihan migrasi atau modernisasi untuk aplikasi atau lingkungan TI yang sudah ada.
- Mengeksplorasi layanan analitik atau AI beserta data dan infrastruktur yang dibutuhkannya.
- Merencanakan lingkungan yang saling terhubung, alih-alih menganggap semua sistem akan berpindah sekaligus.
Tunda evaluasi jika Anda belum menetapkan:
- Apa yang harus dilakukan aplikasi dan data mana yang akan ditanganinya.
- Siapa yang akan mengelola akses, meninjau biaya, dan menangani masalah operasional.
- Lokasi dan kemampuan layanan mana yang dibutuhkan beban kerja.
- Apakah Anda membutuhkan infrastruktur cloud yang dapat dikonfigurasi atau cukup aplikasi siap pakai.
Ini adalah pertanyaan tentang kesiapan, bukan klaim bahwa Azure tidak dapat melayani organisasi tertentu. Menjawabnya membuat perbandingan produk lebih berguna dan mencegah katalog panjang menggantikan kebutuhan yang jelas.
Bagaimana sebaiknya Anda mempertimbangkan biaya Azure?
Azure tidak memiliki satu harga yang bermakna untuk menggambarkan setiap penerapan. Pelanggan menggabungkan berbagai layanan, sehingga evaluasi biaya harus mengikuti beban kerja yang diusulkan dan layanan yang digunakannya.
Materi situs web yang disediakan mengarahkan pembaca ke informasi harga, kalkulator harga, pilihan pembelian, dan sumber pengelolaan biaya. Harga pasti, syarat kelayakan, dan penawaran saat ini tidak dipastikan di sini dan perlu diperiksa dalam materi resmi yang relevan.
Buat model biaya sebelum membuat komitmen
- Cantumkan layanan yang diperlukan. Sertakan sumber daya pendukung yang dibutuhkan untuk data, konektivitas, pengelolaan, dan keamanan, alih-alih hanya memperkirakan komponen utama aplikasi.
- Jelaskan perkiraan penggunaan. Nyatakan asumsi secara eksplisit agar perkiraan dapat direvisi ketika beban kerja menjadi lebih jelas.
- Periksa harga dan ketersediaan saat ini. Gunakan informasi resmi untuk layanan dan lokasi yang sedang dipertimbangkan.
- Tetapkan penanggung jawab biaya. Tentukan siapa yang akan meninjau pengeluaran dan memutuskan apakah penggunaan masih dapat dibenarkan.
- Tinjau kembali perkiraan. Bandingkan asumsi awal dengan kebutuhan yang terungkap selama evaluasi dan pengoperasian.
Pengelolaan biaya merupakan tanggung jawab berkelanjutan, bukan sekadar perhitungan sekali dengan kalkulator. Desain yang tampak sesuai pada awalnya tetap perlu ditinjau ketika penggunaan, cakupan, atau kebutuhan operasional berubah.
Bukti yang tersedia mendukung penggambaran Azure sebagai platform cloud yang dapat dikonfigurasi, bukan janji bahwa Azure akan otomatis mengurangi biaya. Ekonomis atau tidaknya bergantung pada beban kerja, layanan yang dipilih, dan cara lingkungan dikelola.
Apa arti tanggung jawab bersama?
Menggunakan layanan cloud tidak menghapus tanggung jawab pelanggan atas aplikasi dan data mereka. Tanggung jawab bersama berarti tugas operasional dan keamanan dibagi antara penyedia dan pelanggan, dengan pembagian yang bergantung pada layanan yang digunakan.
Bagi pemula, tugas praktisnya adalah mengidentifikasi apa yang masih perlu dikonfigurasi, dikelola, dan ditinjau oleh tim. Jangan berasumsi bahwa memilih layanan cloud otomatis mewujudkan keamanan, kepatuhan, atau pengaturan pemulihan yang memadai.
| Bidang | Pertanyaan untuk tim proyek |
|---|---|
| Akses | Siapa yang boleh melihat, mengubah, atau mengadministrasikan setiap sumber daya? |
| Data | Informasi apa yang akan diproses, dan persyaratan penanganan apa yang berlaku? |
| Konektivitas | Sistem mana yang perlu berkomunikasi, dan di mana akses harus dibatasi? |
| Ketahanan | Apa yang seharusnya terjadi ketika suatu komponen atau dependensi tidak tersedia? |
| Operasional | Siapa yang akan menyelidiki masalah dan memelihara lingkungan? |
| Tanggung jawab layanan | Tugas mana yang tetap menjadi tanggung jawab pelanggan untuk setiap layanan yang dipilih? |
Pernyataan Privasi Microsoft merupakan sumber yang relevan untuk memahami praktik privasi yang dinyatakan Microsoft. Pernyataan tersebut perlu dibaca bersama dokumentasi yang relevan dengan layanan yang diusulkan; pernyataan itu sendiri bukan bukti bahwa penerapan tertentu memenuhi persyaratan suatu organisasi.
Bagaimana wilayah dan arsitektur memengaruhi keputusan?
Ketersediaan wilayah merupakan kriteria pemilihan yang praktis karena layanan yang diperlukan harus tersedia di lokasi yang dibutuhkan beban kerja. Riset yang disediakan tidak memastikan matriks layanan regional yang lengkap, sehingga lokasi penerapan tertentu memerlukan pemeriksaan dokumentasi terkini.
Arsitektur menyatukan pilihan-pilihan ini: komponen aplikasi, data, identitas, jaringan, ketahanan, dan operasional. Pusat Arsitektur Azure berguna untuk mengeksplorasi keputusan tersebut, alih-alih memperlakukan setiap produk sebagai pembelian yang terpisah.
Urutan evaluasi yang berguna
- Tentukan beban kerja. Jelaskan pengguna, perilaku aplikasi, data, dan dependensi yang sudah ada.
- Identifikasi batasan. Catat kebutuhan lokasi, persyaratan akses, ekspektasi operasional, dan batas biaya.
- Petakan kandidat layanan. Gunakan katalog produk untuk menemukan sejumlah kecil layanan yang layak ditelaah.
- Tinjau panduan arsitektur. Pertimbangkan bagaimana komponen saling terhubung dan tanggung jawab apa yang timbul dari desain tersebut.
- Periksa dokumentasi dan dukungan. Pastikan detail yang penting sebelum mengandalkan susunan yang diusulkan.
Urutan ini memberi tim dasar perbandingan tanpa mengklaim bahwa satu arsitektur benar secara universal. Urutan ini juga memisahkan kemampuan yang tersedia pada platform dari kesesuaian implementasi tertentu.
Di mana pemula sebaiknya belajar dan mendapatkan bantuan?
Berbagai sumber resmi melayani tahap evaluasi yang berbeda. Mulailah dengan gambaran umum untuk mengenali platform, lalu beralih ke dokumentasi produk dan panduan arsitektur ketika pertanyaan menjadi lebih spesifik.
- Apa itu Azure? menyediakan pengantar dari Microsoft tentang platform dan model layanan cloud-nya.
- Produk Azure membantu pembaca mengidentifikasi kelompok layanan dan penawaran individual.
- Microsoft Learn untuk Azure menyediakan sumber pembelajaran dan dokumentasi resmi untuk memahami dan menggunakan Azure.
- Pusat Arsitektur Azure mendukung perencanaan seputar beban kerja dan hubungan antarlayanan.
- Dukungan Azure merupakan titik awal untuk meninjau pilihan bantuan resmi; cakupan dan ketentuan spesifik perlu diperiksa.
- MicrosoftDocs/azure-docs adalah repositori dokumentasi Azure publik yang berguna ketika pembaca membutuhkan konteks sumber dokumentasi.
Repositori tersebut mendukung dokumentasi; repositori itu bukan platform Azure itu sendiri. Sebagian besar pembaca yang ingin menentukan kegunaan Azure akan memperoleh lebih banyak manfaat dari sumber pembelajaran dan arsitektur yang dipublikasikan daripada dari pengoperasian repositori.
Apa kesimpulan praktisnya?
Microsoft Azure digunakan untuk merangkai layanan cloud sesuai kebutuhan aplikasi, data, AI, dan infrastruktur. Azure cocok bagi tim yang menginginkan kemampuan yang dapat dikonfigurasi tersebut dan siap merencanakan akses, arsitektur, biaya, serta pengoperasian berkelanjutan.
Bukti yang disediakan menunjukkan luasnya cakupan platform dan mengarahkan ke sumber resmi untuk mengevaluasinya. Bukti tersebut tidak menetapkan konfigurasi terbaik yang berlaku universal, harga penerapan tetap, atau hasil yang terjamin untuk beban kerja tertentu.
Respons yang berhasil bukan jaminan keamanan. Pengukuran menggambarkan satu pengamatan pada suatu waktu.
