Bagaimana struktur framework Nuxt?
Nuxt dibangun di sekitar Vue dan menambahkan lapisan aplikasi berbasis konvensi. Arsitektur publiknya yang terdokumentasi mencakup komponen Vue, perutean berbasis file, kontrol rendering, utilitas data, alat build, dan server yang didukung Nitro.
Deskripsi ini berkaitan dengan framework yang dapat digunakan pengembang. Deskripsi ini tidak menyimpulkan desain hosting, penyimpanan, pemantauan, atau deployment internal privat milik nuxt.com dari sinyal publik.
Lapisan framework publik
| Lapisan | Tanggung jawab yang didokumentasikan |
|---|---|
| Vue | Komponen, templat, reaktivitas, composable, dan interaksi browser |
| Konvensi aplikasi Nuxt | Halaman, tata letak, middleware, plugin, impor otomatis, konfigurasi, dan pola penanganan data |
| Router sistem file | Mengubah file Vue di app/pages/ menjadi rute aplikasi |
| Sistem rendering | Mendukung rendering universal, rendering sisi klien, prarendering, dan perilaku rute hibrida |
| Nitro | Menjalankan rendering server, handler API, middleware, plugin server, dan output yang berorientasi pada deployment |
| Modul opsional | Memperluas Nuxt tanpa menjadikan setiap kemampuan bagian dari inti framework |
| Nuxt Content | Menambahkan koleksi konten berbasis file, kueri, data navigasi, dan dukungan MDC |
Bagaimana sebuah permintaan dapat mengalir
- URL cocok dengan rute halaman, rute server, atau handler API yang dibuat dari struktur proyek.
- Aturan rute dapat mengubah rendering, caching, pengalihan, atau perilaku khusus klien untuk jalur tersebut.
- Nitro menangani pekerjaan server pada waktu permintaan ketika mode yang dipilih memerlukannya.
- Vue merender antarmuka, dan halaman universal dapat dihidrasi di browser untuk interaksi.
- Rute yang diprarender dapat menyajikan output yang dihasilkan selama proses build.
Preset deployment yang dipilih menyesuaikan output Nitro untuk runtime yang didukung. Kemampuan platform tetap berpengaruh: integrasi cache, regenerasi inkremental, API server yang tersedia, dan perilaku proses dapat berbeda antar-host.
Karena itu, tinjauan arsitektur harus mencakup versi Nuxt, modul yang diaktifkan, aturan rute, payload klien, batas khusus server, dan runtime target. Framework menyediakan bagian-bagiannya, sedangkan setiap proyek menentukan cara menggabungkannya.
